25 OKTOBER 2008

Laporan acara FF#18: edukasindustri: Edukasi Desain Grafis/DKV, mengekor atau melampaui industri.

Halo pencinta desain grafis!

Tanggal 25 Oktober 2008, di gedung Surya Palace Jaya lantai 3 telah diselenggarakan acara pertemuan, ramah tamah dan diskusi antar pencinta desain grafis yang dikelola oleh FDGI dengan lancar dan menyenangkan.

Sekitar jam 14.00 acara dimulai dengan pembukaan oleh Caroline F. Sunarko, sekjen FDGI, kemudian sambutan dari bapak Tulus mewakili Surya Palace Jaya, dan langsung menuju acara diskusi yang dikelola oleh Eka Sofyan, ketua FDGI.

Dalam pembukaan diskusi disampaikan latar belakang FDGI mengangkat tema arah pendidikan desain grafis/DKV yaitu selain sesuai dengan konsep FDGI untuk mengembangkan studi dan edukasi desain grafis, juga dipicu oleh keresahan beberapa anggota FDGI --yang bekerja sebagai dosen di beberapa sekolah DKV-- tentang makin berkembangnya kecenderungan arah proses pendidikan berpihak kepada pemenuhan selera industri. Selain itu juga, FDGI menilai perlu adanya penguatan hubungan interaksi antar sesama pendidik desain grafis di Indonesia.

Sebelum pembicara menyampaikan pendapatnya, moderator menyampaikan bahwa forum diskusi hari itu bersifat bebas progresif, sehingga perlu adanya semacam aturan, yaitu 'pembicara adalah individu merdeka, bukan mewakili institusinya masing-masing, sehingga pendapatnya bukan merupakan cerminan institusinya'. Juga ditekankan bahwa pembicara adalah para pemberi stimulus agar diskusinya jadi lebih kaya.

Pembicara pertama adalah Ifa Safira M. Sagir, pendidik di DKV Institut Teknologi Bandung, yang menyampaikan pandangannya tentang skenario kompleksitas dan konsekuensi pilihan 'mengekor atau melampaui industri' yang perlu dipertimbangkan oleh institusi pendidikan. Dalam bahasa yang lugas Ifa memperbandingkan dua kutub tersebut lengkap dengan implikasi nyatanya, termasuk ke permasalahan pendapatan/gaji dan beban tanggung jawab terhadap mahasiswanya.

Pendapat Ifa bisa dilihat di sini >

Pembicara kedua, Koko Boedhatmaka, pendidik di DKV Institut Kesenian Jakarta, mengajak kita untuk memahami adanya ambiguitas/ketakpastian posisi edukasi yang harus ideal tetapi juga wajib mengakomodir kebutuhan industri. Koko juga menggambarkan mitos yang terbentuk di dunia pendidikan yang tidak seluruhnya benar.

Penjelasan Koko bisa dilihat di sini >

Toto M. Mukmin, pendidik di DKV Universitas Tarumanagara Jakarta, menjadi pembicara ketiga di acara ini. Toto berpendapat bahwa institusi pendidikan itu sendiri adalah bagian dari industri yang salah satunya tergambar dari jumlah mahasiswa yang diterima berpatokan pada prinsip supply-demand. Toto juga menggambarkan realita nasib pendidik dan pergulatan untuk mendirikan prinsip pendidikan yang ideal di institusi swasta.

Toto menuliskan pendapatnya di sini >

Pembicara keempat adalah D. Rio Adiwijaya, pendidik di DKV Bina Nusantara Jakarta. Rio membahas permasalahan ini dari sudut pandang sejarah --terutama diperkuat dengan analisisnya tentang prinsip dan pemikiran kelompok bauhaus-- dihubungkan dengan konteks kondisi sekarang.

Pemikiran dan analisis Rio dapat dibaca di sini >

Setelah keempat pembicara selesai memaparkan pendapatnya dan diselingi coffee break sesaat, acara diskusi dilanjutkan dengan pandangan dari para peserta.

Beberapa pandangan peserta diantaranya:
- Perlunya dihidupkan organisasi pendidik, bisa dengan diaktifkannya kembali Forum Guru Grafis Indonesia atau dibuka kemungkinannya untuk pembentukan kelompok baru.
- Sudah saatnya ide 'simposium pendidikan DKV nasional' dikembangkan.
- Tema 'Pendidikan Desain Grafis/DKV: Mengekor atau Melampaui Industri?' walaupun berkesan dikotomis --pengkotakan seakan-akan harus benar-benar terpisah, sekaligus memberi konotasi negatif pada kata 'mengekor'--, tetapi ada baiknya diperlakukan demikian agar timbul tegangan yang membuat kita berpikir ideal tentang eksistensi masing-masing pihak.
- Perlunya tindakan lanjutan, karena biasanya kelemahan kita adalah ramai di pewacanaan tetapi sepi tindak lanjutnya. Mungkin bisa dimulai di forum diskusi FGGI.

Setelah diskusi, acara kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan dan kenang-kenangan kepada para pembicara, serta door-prize untuk peserta. Acara selesai, waktu menunjukkan pukul 17.00.

FDGI mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasama seluruh pembicara dan peserta acara ini, juga kepada pihak sponsor utama: Surya Palace Jaya dan para sponsor pendukung: Versus magazine, Indonesia Printer, Growtech digital printing, Red & White publishing, Harapan Prima, Concept magazine, Digital Studio College, Link&Match graphics dan YellowDot.

 

 

***

***

25 OKTOBER 2008

FF#18: edukasindustri: Edukasi Desain Grafis/DKV, mengekor atau melampaui industri.

Bermula dari kegelisahan beberapa rekan pendidik atas keberlangsungan proses pendidikan desain grafis/desain komunikasi visual di sekitarnya, terutama pada kenyataan bahwa arah pendidikan makin tunduk pada kebutuhan industri dan perdagangan.

Kegelisahan ini menimbulkan pertanyaan: Kalau pendidikan mengikuti realitas industri, bukankah pendidikan menjadi tidak visioner dan membatasi eksperimen trial-error yang eksploratif?

Sudahkah perguruan tinggi kita memiliki paradigma yang melampaui apa-apa yang dicapai industri-nya? Atau justru perguruan tinggi kita yang kerepotan untuk mengejar standar industri?

Karenanya FDGI&Friends kali ini mengajak rekan-rekan dari akademisi (dosen dan mahasiswa) juga industri/praktisi (designer, art director, principal, dll) untuk hadir dan ngobrol santai dengan beberapa pendidik di sekolah tinggi DKV yaitu:

Ibu Ifa Safira Sagir (pendidik di ITB)

Bapak Koko Boedhatmaka (pendidik di IKJ)

Bapak Toto M. Mukmin (pendidik di Tarumanagara)

Bapak Rio Adiwijaya (pendidik di Universitas Bina Nusantara)

dalam:
FDGI&Friends #18 Edukasi DG/DKV: mengekor atau melampaui industri?
Sabtu, 25 Oktober 2008
13.00 – 17.00
Gedung Surya Palaca Jaya lantai 3
Jl. KH Moh. Mansyur no. 208 - 214 (jembatan lima)
Jakarta Barat

Free

Mohon melakukan pendaftaran dengan Stella di 021 985 38382/ 0812 959 88 75 atau Elicia 0818 0878 0388 karena tempat terbatas.

Salam FDGI.

Terima kasih.

  • © 2007 forum desain grafis indonesia + profil
  • + aktivitas
  • + dialog > kirim e-mail ke FDGI